Jum'at, 19 Maret 2010
 
Hot Exclusive

Ditelanjangi di Dunia Maya, Davina Lebih Waspada

Wawancara

Alit Bagus Ariyadi
 Davina Veronica Hariadi adalah wanita kelahiran Jakarta, 20 Oktober 1978 yang mempunyai profesi sebagai pemeran wanita dan model wanita Indonesia.

Anak sulung dari 2 bersaudara dari pasangan Guntur Hariadi (ayah) dan Patricia Gontha (ibu) dulunya adalah finalis model sampul majalah Anita Cemerlang 1995, serta juara ketiga dan favorit lomba Cover Girl majalah Mode 1996. Wanita setinggi 173 cm yang juga penggemar masakan Italia dan Indonesia ini pernah kuliah di Fakultas Komunikasi jurusan Public Relations, Universitas Pelita Harapan.

Wanita berdarah Jawa-Manado ini pernah membintangi beberapa iklan dan model video klip dari dari Humania, Ahmad Band, Dewa 19, Hedi Yunus hingga band asal kota gudeg Sheila on 7. Davina adalah seorang muallaf.

Apa kesibukan Davina saat ini dan cerita-cerita di balik kegiatannya? Simak interview hot eksklusif Indonesia selebriti.com (IS) bersama Davina (DV) yang dijumpai di Loewy, Oakwood, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
IS: Davina lagi sibuk ngapain aja nih?

DV: Baru kelar syuting film Ruma Maida dan sekarang lagi aktif di kegiatan WWF.

 

IS: awalnya kamu kan modeling, kok bergeser ke dunia akting sih?

DV: Dari tahun 95 aku sudah geluti dunia model, sehingga sudah 14 tahun aku berkecimpung di dunia modeling. Aku rasa aku sudah cukup banyak waktu di dunia tersebut dan ingin mencoba mengeksplore bakatku yang lain yaitu dengan akting, karena aku punya passion disana.

 

IS: Awalnya ada kesulitan dalam berakting nggak, terus yang awalnya ngajarin kamu akting siapa?

DV: Ya aku belajar sambil menjalani aja, karena aku yakin jika ada passion di akting maka kamu akan bisa melakukannya. Selain itu aku juga belajar dengan senior-senior serta ada pengarahan dari acting coach dan sutradara yang sangat membantu buat aku dalam berakting.

 

IS: Ada hal yang lain yang ingin kamu eksplore nggak, seperti nyanyi misalnya?

DV: Tunggu gebrakan aku saja ha ha ha ha, aku orangnya memang suka dengan musik, namun aku bukan bilang aku bisa nyanyi lho. Pokoknya nggak tertutup kemungkinan juga jika suatu saat aku akan nyanyi, karena nyanyi itu bisa, dipelajari ya liat aja nanti.

 

IS: Kamu kan aktif di WWF tuh, memangnya sudah kemana aja dan ngapain sih?

DV: Awalnya aku ke Papua sekalian buka cabang WWF disana, ke Manado dalam rangka WOC (World Ocean Conference) untuk penyelamatan penyu, selain itu aku sempat ke ujung kulon untuk memantau habitat badak jawa yang hanya tinggal 50 ekor saja. Aku nggak sempat bertemu langsung badak jawa, karena menurut pihak disana kita harus menetap setidaknya 2-3 bulan agar bias melihatnya, karena badak jawa itu memiliki indera penciuman dan pendengaran yang sangat tajam.

 

IS: Lalu misi kamu dengan WWF kedepannya mau kemana lagi?

DV:  Rencananya mau ke salah satu tempat di kepulauan seribu, tapi aku nggak bisa hadir karena ada kerjaan. Disana misinya  untuk menghimbau masyarakat setempat untuk lebih menjaga kebersihan demi kelestarian lingkungannnya.

 

IS: Bagaimana kamu awalnya bisa terlibat di WWF?


DV: Aku sudah tau WWF sejak 5 tahun yang lalu dan suka buka website nya, darisitulah aku tertarik untuk ikut terlibat, karena pada dasarnya aku juga pecinta bintanag. Selain itu aku juga suka nonton  Discovery channel dan National Geographic Channel dimana disana sering menampilkan kerusakan akam akibat ulah manusia, darisana timbullah naluri untuk ikut terlibat dalam bentuk aksi demi kelestarian bumi kita ini. Aku datang sendiri ke WWF dan ingin ikut serta dan terlibat dalam semua kegiatannya, tak lama kemudian aku dinobatkan  menjadi supporter kehormatan WWF.

 

IS: Apa sih hal yang menarik buat kamu selama bergabung di WWF?

DV: Pokoknya banyak hal yang nggak pernah aku lakuin seperti di  kota, aku sempat di bawa ke hutan di ujung kulon dimana disana nggak ada listrik dan  susah mendapatkan air bersih. Disana aku seakan bisa menyatu dengan alam dan bisa buat hidup aku jadi balance, karena disana aku benar-benar keluar dari kehidupan aku yang glamour sebegai salah satu pekerja di bidang entertainment.

 

 IS: Banyak artis menjadi korban di dunia cyber, dan kamu dulu juga pernah menjadi salah satunya. Saat ini kamu menanggapinya bagaimana sih?

DV: Ya menanggapi hal itu bagaimana ya, yang pasti kita nggak bisa mengontrol semua orang dan yang jelas apa yang terjadi pada aku saat itu adalah perbuatan orang iseng yang nggak punya moral. Kalau di bilang kecewa pastinya aku kecewa dan aku juga nggak perlu menunjukkaa ke semua orang kalau aku orang yang baik, yang pasti orang disekitar aku yaitu keluarga, kerabat dan teman-teman pastinya tahu aku orangnya seperti apa, selain daripada itu aku nggak peduli. Pokoknya saat ini aku lebih hati-hati aja atas kejadian itu.

 

IS: Nah kalau misalnya kamu dapat peran yang harus beradegan panas pada suatu film bagaimana tuh?

DV: Sampai saat ini sih untuk film yang aku jalani aku nggak dapat adegan yang seperti itu. Aku lihat dulu seberapa penting adegan tersebut pada sebuah film, jika nggak terlalu penting ya kenapa mesti aku lakuin, karena itu bisa merugikan aku juga. Namun jika ternyata itu penting, dan  mental aku belum siap untuk saat ini ya terpaksa harus aku tolak.

 

IS: Katanya sudah punya pacar dan dah berhubungan cukup lama, siapa sih orangnya?


DV: Kebetulan dia bekerja dan sekaligus sebagai part time modeling juga. Hubungan pacaran kita saat ini sudah 3,5 tahun.

 

IS: Kamu sudah tahap serius nggak sih menjalani hubungan tersebut sama dia, apakah dia sudah sesuai dengan tipe kamu?

DV: Aku setiap menjalani hubungan selalu serius ya, tapi kadang-kadang pihak cowoknya aja yang malah nggak serius. Untuk yang ini insya Allah sih bisa langgeng, tapi semua itu kan urusan yang maha kuasa. Alhamdulillah sudah merasa nyaman dengan dia ya dinyaman-nyamanin aja deh, karena sudah pasti ada perbedaan-perbedaan namun bagaimana cara kita ngertiin aja. Pokoknya kompromi, jujur, setia dan komunikasi yang baik deh kuncinya.

 

IS: Sudah ada rencana menuju ke tahap selanjutnya nggak?

DV: Kalau aku sih menjalani aja, karena aku nggak dalam posisi untuk terburu-buru menikah sih. Tapi keluarga dia dan aku sudah saling kenal kok. Santai aja.

 

IS: Sebagai supporter kehormatan WWF, apa tindakan keseharian kamu yang mewujudkan kamu peduli tentang kelestarian lingkungan?

DV: Banyak sebagian hal-hal kecil sih, antara lain, aku mencuci mobil aku dengan air bekas cucian, Berbelanja dengan membawa tas belanjaan sendiri, selalu mencabut colokan charger HP dan sebagainya, menggosok gigi dengan tidak membiarkan air keran mengucur, dan mencuci sayuran dengan air di dalam wadah bukan dengan air yang mengucur. Banyak hal-hal yang tidak kita sadari merugikan kelestarian alam, tapi kalau kita ubah hal tersebut pasti manfaatnya akan sangat besar.

 

IS: Katanya kamu sebagai pecinta binatang, ada nggak sih binatang yang kamu takutin?


DV: Semua jenis reptile, sebenarnya bukan takut sih, tapi geli aja.

 

IS: Kalau kamu sudah tidak berkarir di dunia hiburan lagi kamu akan berkegiatan dimana nih?


DV: Mungkin aku akan coba berbisnis di bidang kuliner, seperti restoran misalnya, selain itu mungkin aku akan berkecimpung secara penuh di WWF karena itu sudah menjadi sebagian besar kecintaan aku.

 

IS: Harapan kamu kedepannya apa aja?

DV: Ya semoga bisa terus berkarya aja, tidak hanya fokus di dunia entertainment, tapi bisa juga berkarya di bidang yang lain. Pokoknya semoga semua yang aku jalani dapat berjalan dengan lancar.

Galeri Foto

Lagi Loading gambar. Tunggu Sebentar

◄ Kembali ◄                 Print                 Kirim Artikel


Isi Komentar Anda
User Name
Password
Komentar
Mak [600] Karakter
Register | Forgot Your Password?

 
Arsip           
 
Situs Resmi
 
Lainnya     
Biografi Seleb
 
Lainnya     
© 2009 Sarana Selebritisatu Netrada. Designed by Webindo